Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Perangi Corona – 35 Negara di Dunia Resmi Lockdown

Perkembangan terkini infeksi virus corona di seluruh dunia masih mengkhawatirkan, meskipun beberapa negara yang menunjukan angka penurunan signifikan. Negara seperti China, Korea Selatan, dan juga Jepang memiliki kondisi yang membaik dengan jumlah penderita yang terus berkurang dan pasien sembuh terus bertambah. Namun, lebih banyak negara mengalami kondisi sebaliknya bahkan melakukan kebijakan lockdown baik nasional maupun lokal di daerah tertentu saja.

Perangi Corona - 35 Negara di Dunia Resmi Lockdown

Daftar Negara Memberlakukan Lockdown

Update terbaru mengenai negara yang melakukan kebijakan lockdown hingga dua hari yang lalu, atau sejak Minggu (22 Maret 2020) mencapai 35 negara. Hal ini dilansir dari situs iNews.id pada 22 Maret 2020 kemarin.

Data tersebut dirangkum dari AFP, dimana sejak terhitung pada hari Minggu 22 Maret 2020 terdapat 35 negara meresmikan lockdown. Beberapa memilih melakukan lockdown secara nasional yang memaksa seluruh warga negara yang bersangkutan untuk mengurung diri di rumah. Sedangkan beberapa yang lainnya memberlakukan lockdown lokal di daerah atau kota-kota yang perkembangan kasus positif corona paling parah.

Kebijakan 35 negara tersebut melakukan lockdown guna mengantisipasi penyebaran virus corona, pada akhirnya memaksa lebih dari 1 miliar orang terkurung di rumahnya sendiri. Data terkini juga menyebutkan jika jumlah kasus meninggal akibat infeksi corona di seluruh dunia mencapai 13.000 orang. 5.000 orang diantaranya berasal dari negara Italia yang diketahui mengalami kondisi infeksi paling parah.

Di bawah Italia terdapat negara China dengan jumlah pasien meninggal berada di angka 3.260 orang. Rasio kematian di negara Italia perlu diakui memiliki persentase paling tinggi dibanding negara lain, yakni mencapai 8.66%. Meskipun demikian, secercah harapan tetap dirasakan pemerintah dan warga Italia sebab angka pasien yang sembuh juga mengalami kenaikan signifikan.

Hingga hari Minggu kemarin pemerintah Italia mengumumkan ada 6.072 pasien corona yang dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan tersebut tentu terpaut lebih dari 1.000 pasien dibandingkan dengan angka kematian. Tentunya menjadi sebuah harapan di tengah kekhawatiran meluasnya pandemi corona di negara tersebut maupun di seluruh dunia.

Peringkat ketiga dengan kondisi dan angka kematian terparah setelah China dan Italia adalah Amerika Serikat. Sejauh ini pemerintah Amerika Serikat menyampaikan adanya 25.493 kasus positif corona di negaranya. Angka pasien yang meninggal adalah 307 orang dan 171 pasien dinyatakan telah sembuh dari pandemi tersebut.

Kondisi parah berikutnya dialami oleh negara Matador, yakni Spanyol dengan peningkatan kasus kematian sampai 32%. Kasus kematian akibat infeksi corona di negara ini menembus angka 1.300 orang. Pihak pemerintah tidak hanya memberlakukan lockdown namun juga menghimbau masyarakat luas untuk mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang terus memburuk ke depannya.

Banyaknya negara yang memberlakukan lockdown sebagai antisipasi penyebaran corona memang meningkatkan kekhawatiran. Sebab tidak tertutup kemungkinan akan diberlakukan di negara lainnya, untuk menangkal penyebaran pandemi corona ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *