Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

4 Tips Sederhana untuk Mengolah Sampah Rumah Tangga

Masihkah melihat ada orang atau mungkin malah diri sendiri membakar sampah plastik bersama sampah jenis lainnya? Jika iya, sebaiknya kebiasaan semacam ini dihentikan.

Sebab membakar sampah plastik bersamaan dengan sampah apapun bisa menimbulkan asap putih yang berbahaya bagi kesehatan tubuh dan lingkungan.

4 Tips Sederhana untuk Mengolah Sampah Rumah Tangga

Tips Mengelola Sampah Rumah Tangga

Meskipun berbahaya namun praktek di lapangan masih jamak dilakukan, hal ini bisa disebabkan karena ketidaktahuan. Bisa pula karena bingung harus bagaimana mengolah sampah rumah tangga selain dibakar.

Apabila menghadapi masalah serupa, beberapa tips pengelolaan sampah rumah tangga berikut bisa diterapkan:

1. Memisahkan Jenis-Jenis Sampah

Tips pertama dalam mengolah sampah di lingkungan rumah tangga adalah memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Jenis sampah ini adalah sampah organik dan juga sampah anorganik.

Sampah yang sifatnya alami dan bisa terurai adalah sampah organik seperti kulit buah, sisa makanan, daun kering, dan lain-lain.

Sementara untuk sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa diuraikan oleh bakteri pengurai di alam.

Misalnya plastik, botol plastik, botol kaca, termasuk juga elektronik yang sudah tidak terpakai dan dibuang. Sediakan minimal dua tempat sampah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah Organik Bisa Dijadikan Pupuk

Sampah organik pada dasarnya menjadi jenis sampah yang paling mudah untuk ditangani. Sebab bisa dijadikan pupuk kompos untuk tanaman hias maupun tanaman herbal dan sayuran di pekarangan.

Anda bisa langsung menaruhnya di dalam media tanam agar membusuk dan memberi nutrisi pada tanaman.

Namun, bagaimana jika tidak suka berkebun? Anda bisa mencoba memberikan pupuk kompos ini kepada orang lain seperti tetangga atau saudara yang gemar berkebun.

Sebab setiap gram sampah organik bisa diolah menjadi pupuk yang tentu lebih bermanfaat.

2. Mendaur Ulang Sampah Anorganik

Sampah anorganik memang menjadi PR besar, sebab tidak memungkinkan untuk dijadikan pupuk. Solusi paling tepat untuk sampah plastik, botol plastik, dan sejenisnya adalah dengan didaur ulang.

Tidak harus didaur ulang sendiri, Anda bisa mengumpulkannya lalu dikirimkan ke pusat daur ulang sampah anorganik.

3. Daur Ulang Sampah Elektronik

Sampah elektronik juga menjadi PR yang membuat banyak rumah tangga memilih untuk membuangnya begitu saja di tempat sampah.

Sama seperti sampah plastik dan karton, elektronik termasuk sampah anorganik yang tentu hanya bisa diolah kembali atau didaur ulang.

Kembali, sampah elektronik ini bisa dikirimkan ke pusat daur ulang. Pastikan memisahkan sampah elektronik yang cenderung berbahaya dan tidak. Sehingga membantu petugas memilih sampah untuk diproses ulang.

Mengolah sampah rumah tangga secara tepat adalah kunci untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Kota besar yang padat penduduk seperti di Jakarta memiliki tumpukan sampah yang selalu menggunung.

Sampah rumah tangga memberi sumbangsih paling besar pada gunungan sampah ini setiap harinya. Jadi, silahkan mengolahnya dengan tepat agar tumpukan sampah tidak semakin mengerikan.

Mau Usaha Pulsa Untung Besar?? Download Apk WIPAY Gratis. Raih Banyak Bonusnya