Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Anak Kost dan Token PLN

Jumlah remaja yang sekolah di tingkat perguruan saat ini semakin bertambah. Hal ini diikutinya dengan banyak didirikannya sekolah tinggi dan universitas swasta di berbagai kota besar dan daerah. Meskipun demikian kuliah di kota besar bagi putera daerah masih tetap menjadi tujuan. Mereka tinggal di tempat kost bisa 1 rumah bisa pula di kamar yang berderet-deret, Masalah pemakaian listrik kadang menjadi problem tersendiri, pembelian token PLN terlalu sering dilakukan.

Seringnya dilakukan pembelian token PLN yang dinilai tidak wajar akan membuat ketenangan seisi kost-an terganggu. Konsentrasi belajar mereka buyar karena mendengar selentingan si A lebih banyak barang elektronik, si B jarang pulang karena lebih banyak menginap di saudara. Hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jangan biarkan keadaan seperti api dalam sekam yang akan membara sewaktu-waktu.

Kalau sebelum masuk rumah kost ada ketegasan tentang siapa yang yang bertanggung jawab terhadap pembelian token PLN. Idealnya kalau mencari tempat kost yang tinggal pakai saja. Bayar untuk paket lengkap, penerangan, air, televis1 umum dan ketentuan memiliki barang elektronik. Jadi tidak perlu terganggu oleh hal yang membuat hati tidak nyaman, tidak enak kepada tetangga kos-kosan.

Kalaupun mesti bayar masing-masing, tidak akan menjadi masalah bila tiap kamar dipasang satu meteran. Ini lebih afdol, tiap orang bisa mengawal sendiri berapa token PLN yang akan dibeli tiap bulannya. Ini dimungkinkan untuk tempat kost pasangan suami isteri atau keluarga kecil. Bagi mahasiswa biasanya cuma kamar-kamar kecil, paling tidak 1 rumah oleh beberapa orang.

Untuk rumah yang dipakai beberapa orang biasanya pembelian token PLN dibagi rata karena semua fasilitas dipakai bersama layaknya sebuah keluarga. .Satu orang akan berperan sebagai kepala rumah tangga, perawatan rumah dilakukan secara gotong royong. Seia sekata, senasib sepenanggungan. Kost seperti ini akan menumbuhkan rasa saling menghargai dan mendidik kedisiplinan.

Lalu bagaimana kalau kost-kostannya kamaran, dan cuma ada satu meteran listriknya? Bagaimana caranya? Kalau masing-masing kamar tidak ada barang elektronik maka pembelian token PLN dibagi rata. Bisa masing-masing patungan, bisa juga membeli secara bergiliran. Kalau ada tambahan barang elektronik masing-masing harus menambah tergantung jenis barang elektronik apa. Kata sepakat harus diambil bulat agar tidak ada perselisihan ke depan.

Dengan adanya pengaturan pembelian token PLN yang telah disepakati secara demokratis diharapkan tidak akan timbul selentingan dari beberapa pihak. Bagi yang merasa tidak nyaman karena merasa tidak adil atau tidak bebas lebih baik kost di tempat yang lebih punya privasi. Di tempat tersebut akan ditemukan ketenangan, meskipun terasa sepi dan kehilangan momen indah suka duka di tempat kost. Satu hal, kenyamanan akan dibayar lebih mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *