Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Tren Bercocok Tanaman di Rumah Selama Masa Pandemi

Bercocok tanam pada dasarnya merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi kini kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah selama masa pandemi covid-19.

Karena itu, bercocok tanam dapat menjadi pilihan kegiatan positif yang dapat dilakukan.

Jika melihat keadaan sekarang, maka bercocok tanam telah menjadi tren selama masa pandemi ini.

Apakah Anda juga berencana untuk melakukannya? Jika iya, mari simak beberapa informasi penting di bawah ini.

Tren Bercocok Tanaman di Rumah Selama Masa Pandemi

Tips Bercocok Tanam di Rumah yang Mudah Dipraktekkan

Sebagaimana telah disampaikan bahwa kini bercocok tanam telah menjadi tren yang banyak dilakukan oleh masyarakat.

Tentunya itu adalah hal yang baik jika dibandingkan hanya berdiam diri di rumah tanpa melakukan apapun. Bahkan dengan bercocok tanam tersebut kita juga dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Bagi Anda yang memang tertarik untuk melakukannya, maka coba perhatikan beberapa tips berikut.

1. Hitung Luas Lahan yang Akan Digunakan Bercocok Tanam

Pertama, hitunglah terlebih dahulu luas yang akan digunakan untuk bercocok tanam.

Selama masa pandemi ini, kebanyakan masyarakat melakukan aktivitas bercocok tanam dengan memanfaatkan area pekarangan rumah. Anda juga dapat melakukan hal yang sama.

Namun hitung terlebih dahulu luas lahan yang dimiliki itu. Hal ini nantinya akan membantu Anda untuk memilih jenis tanaman yang tepat.

2. Pilih Jenis Tanaman yang Sesuai

Kedua, pilihlah jenis tanaman yang sesuai. Kini tren bercocok tanam cenderung didominasi oleh tanaman hias, seperti Aglonema, Sukulen, Kaktus, dan lain sebagainya.

Sebaiknya jenis tanaman yang dipilih sesuai dengan luas lahan Anda dan juga kondisi lahan.

Pasalnya ada sebagian jenis tanaman yang tidak cocok untuk terpapar matahari dan air hujan secara langsung.

Anda juga dapat memilih untuk menanam aneka sayuran yang hasilnya dapat digunakan untuk kebutuhan dapur.

3. Gunakan Media yang Tepat

Tips ketiga adalah persoalan media yang tepat. Sejatinya penggunaan media ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman Anda.

Semakin baik medianya, maka akan semakin baik pula pertumbuhan tanaman.

Sebagai pilihan Anda dapat menggunakan media berupa tanah yang dicampur sekam dan pupuk kandang.

Namun jika Anda memilih tanaman dengan sistem hidroponik,maka sesuaikan kembali media yang digunakan.

4. Jangan Lupa untuk Merawat Tanaman Anda

Terakhir, jangan lupa untuk merawat tanaman Anda. Pada dasarnya ketika memutuskan untuk bercocok tanam, maka Anda harus meluangkan waktu untuk merawat tanaman tersebut.

Lakukan penyiraman secara rutin, serta mengontrol pertumbuhannya. Selain itu, jadwalan pula pemberian pupuk pada tanaman Anda.

Pada tahap berikutnya, cobalah untuk mengembangkan aktivitas bercocok tanam Anda sebagai usaha yang menguntungkan.

Anda dapat menjual hasil dari tanaman itu maupun memasarkan bibit tanaman hias yang dimiliki.

Hal ini nantinya juga akan memberikan ladang baru bagi Anda dalam menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat with us on WhatsApp
WhatsApp ( Free Konsultasi )
Call Now