Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Voucher Prabayar Vs Pulsa Elektrik

Anda seorang pulsa lover paham dong dengan pulsa elektrik? Ya, pengisian pulsa elektrik saat ini akan menjadi aktivitas rutin yang dilakukan oleh generasi milenial. Meskipun masih ada voucher telepon yang dijual untuk top up pulsa, tapi pulsa elektrik lebih lumrah. Disamping praktis tanpa harus menggosok nomor seri, dan terhindar dari kesalahan menggosok terlalu keras. Alih–alih pulsa bertambah malah voucher rusak dan uangpun lenyap karena serial number-nya tidak terbaca jelas.

Pulsa elektrik menggantikan sistem pengisian pulsa yang dulu menggunakan voucher. Voucher yang mirip dengan kartu ATM ini dahulu sangat populer. Bekas pakainya kadang dimanfaatkan orang yang kreatif sebagai gantungan kunci. Beberapa orang mengoleksinya karena di setiap kartu itu akan dihiasi oleh gambar yang menarik.

Voucher telepon atau pulsa fisik dahulu tidak ada bedanya dengan benda seni. Tiap operator telepon mengeluarkan dengan seri yang berbeda. Bisa cuma simbol dan nama perusahaan bisa juga serial gambar bertema. Serial bunga mawar, pakaian adat, spot wisata terkenal dan lain-lain. Tak heran kartu telepon ini sekarang diperjualbelikan sebagai benda koleksi. Kalau pulsa elektrik benda apa ya?

Kartu telepon dari fungsinya sama saja dengan pulsa elektrik yaitu untuk menambah nilai pulsa. Yang membedakannya di biaya produksi, coba Anda bayangkan berapa orang yang terlibat dalam membuat kartu telepon. Ada seorang desain grafis, ada juru foto ada yang memproduksi fisiknya, dan mencetak. Banyak sekali bukan yang terlibat? Itulah alasan mereka menggantinya dengan cara yang lebih praktis.

Dengan pulsa elektrik arus keluar masuk pulsa diatur oleh server. Dengan perangkat hardware dan server pulsa ribuan transaksi pulsa akan dikendalikan disana. Bila tidak ada gangguannya proses transfer pulsa akan sampai ke tempat tujuan dalam hitungan detik. Tak perlu ada gosok-gosok serial number, tak perlu takut tergores dan membuat cacat, Saking terlalu bernafsu mengisi pulsa serial numbernya jadi tidak terlacak, alih-alih berhasil malah kena blokir. Ujung-ujungnya jadi benda kenangan.

Dengan adanya pulsa elektrik ini jadi lebih mudah dibuat sebagai komoditi bisnis. Tak ada benda fisik yang harus diantar dan disimpan. Cuma ditransferkan, berpindah tangan dari pengusaha server ke master dealer, ke gen-agen, ke counter-counter sampai ke handphone Anda.

Paling kendalanya cuma satu, bila ada gangguan pulsa elektrik akan sedikit lama sampai ke handphone Anda. Padahal sudah kebelet untuk memperpanjang paket data buat surfing di dunia maya. Mau hangout kawan-kawan di grup WA dan video call-an dengan keluarga, karena kebetulan Anda sedang di luar kota. Usut punya usut ternyata sang pramuniaga salah mencatat nomor Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *