Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Bantuan Pemerintah untuk Dampak Wabah Covid-19 di Indonesia

Wabah covid-19 yang menjadi pandemi dunia kini telah melanda Indonesia, dampaknya pun semakin meluas ke berbagai daerah. Efek yang diakibat dari wabah ini sungguh besar. Kebijakan Physical atau Social Distancing yang dilakukan pemerintah membuat banyak orang kehilangan pekerjaannya, bahkan nilai mata uang Indonesia juga menjadi turun karena wabah ini. Untuk mengatasi ini pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Bantuan Pemerintah untuk Dampak Wabah Covid-19 di Indonesia

Jenis Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat Indonesia

1. Listrik Gratis

Program listrik gratis adalah salah satu upaya dari pemerintahan untuk mensejahterakan rakyatnya. Pemerintah akan menggratiskan listrik warga selama 3 bulan kedepan untuk pelanggan 450 VA. Selain itu pengguna listrik yang dayanya 900 VA akan dikenai biaya yang sudah dipotong lima puluh persen.

2. Penerima Kartu Sembako akan ditambah nominalnya

Kartu sembako adalah kartu yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada masyarakat yang secara ekonomi kekurangan supaya bisa menjangkau harga sembako. Sebelum wabah covid-19 menyerang nilai dari kartu ini adalah 150 ribu, namun kini nilainya menjadi naik sebesar tiga puluh persen menjadi RP. 200.000.

3. Penerima kartu PKH akan dinaikkan kuantitas dan nominalnya

Penerima kartu PKH di Indonesia cukup banyak, mengingat penduduknya adalah mayoritas memiliki ekonomi menengah kebawah . Jumlah penerima manfaat yang semula 9.2 juta naik menjadi 10juta. Selain itu nilai yang terkandung di dalam kartu tersebut juga dinaikkan , mulai misalnya mulai dari 2.4/tahun dinaikkan sebesar 25% sehingga menjadi 3 juta/ tahun.

4. Segala bentuk pembayaran cicilan akan ditunda

Kabar baik bagi pelaku usaha UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) bahwa kredit dibawah 10 Miliar akan diberikan relaksasi kredit oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) baik industry perbankan maupun non bank. Penundaan cicilan akan diperlambat hingga satu tahun dan bunga akan diturunkan asalkan digunakan sebagai usaha. Pelaku UMKM seperti tukang ojek, sopir dan nelayan tidak perlu lagi khawatir dalam membayar angsuran. Bahkan pemberi kredit dilarang untuk menagih angsuran selama satu tahun apalagi jika menggunakan jasa depkolektor.

5. Bantuan Kredit Rumah Bersubsidi

Selain bagi pelaku usaha UMKM , pemerintah juga memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengkredit rumah bersubsidi. Kepada masyarakat ini, pemerintah akan memberikan dua stimulus yaitu subsidi selisih bunga selama 10 tahun dan uang muka bagi yang ingin mengkredit rumah bersubsidi. Jika bunga yang ditanggung masyarakat lebih dari 5 persen maka selisih bunga tersebut akan dibayarkan oleh pemerintah.

Itulah beberapa usaha pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. Dilihat dari usaha – usaha pemerintah diatas, sebenarnya mereka telah berusaha keras untuk mengayomi masyarakatnya. Mari kita sebagai Warga Negara Indonesia yang baik juga membantu mereka dalam melawan pandemik ini supaya wabah ini segera berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *