Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Benarkah New Normal dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental

Sebagaimana telah banyak dibicarakan bahwa Indonesia akan segera memasuki babak baru dalam penanganan kasus covid-19 dengan menjalankan new normal.

Pada babak baru ini masyarakat diharapkan mampu untuk tetap menjalani kehidupannya walau masih berada dalam masa pandemi covid-19. Tentunya suasana kehidupan yang dijalani nantinya akan berbeda, sebab terdapat sejumlah aturan yang harus ditaati. Oleh karenanya, dalam menyikapi new normal ini masyarakat diminta untuk mampu segera beradaptasi.

Terkait dengan adaptasi ini, telah berada isu bahwa adaptasi new normal akan mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. Benarkah demikian? Mari temukan jawabannya berikut ini.

Benarkah New Normal dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental

Pendapat Ahli Tentang Adaptasi New Normal dan Kesehatan Mental

Beradaptasi dengan kondisi baru, tentunya menyisakan sejumlah tantangan, termasuk ketika masa new normal nanti. Pada new normal masyarakat memang dapat beraktivitas kembali, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

Dengan kata lain, walaupun sudah normal kembali namun tetap akan ada suasana yang berbeda pada kehidupan masyarakat. Lantas bagaimana kaitannya dengan kesehatan mental?

Pada dasarnya kesehatan mental memiliki banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya dapat berasal dari tekanan luar. Ahli psikologi klinis menjelaskan bahwa memang terdapat pengaruh antara adaptasi fase new normal dengan kesehatan mental.

Pasalnya saat new normal masyarakat dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan segala ketentuannya. Apabila mereka tidak mampu melakukan hal itu, maka dapat menyebabkan munculnya stress. Hal inilah yang menjadi landasan bahwa adaptasi new normal dikatakan akan mempengaruhi kesehatan mental masyarakat.

Di sisi lain, ahli juga menilai bahwa kemampuan beradaptasi setiap individu sangat beragam. Ada yang dapat dengan cepat melakukan penyesuaian diri dan ada pula yang lambat dalam melakukannya.

Tentunya hal ini pun juga akan mempengaruhi kesehatan mental yang dimiliki. Semakin lambat dan tidak mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi kehidupan yang baru (new normal), maka akan semakin cepat menimbulkan stress. Jika stress ini diabaikan begitu saja, maka resikonya pun akan berujung pada gangguan mental.

Mengingat potensi yang telah dijelaskan tadi, maka sudah seharusnya setiap masyarakat menyadari akan hal itu. Hidup dengan suasana baru (new normal), setiap anggota masyarakat hendaknya saling bahu membahu.

Selain itu, kedisiplinan terhadap menaati aturan juga penting untuk digalakkan. Sebab jangan sampai new normal yang semula ingin memberikan penyegaran terhadap kehidupan masyarakat, justru menimbulkan kasus baru dalam penanganan pandemi covid-19 ini.

New normal sejatinya akan segera digulirkan dalam waktu dekat, namun tidak semua daerah akan mendapatkannya. Hanya daerah dengan standar kriteria tertentu yang akan diizinkan untuk menjalani new normal.

Apakah daerah Anda termasuk di dalamnya? Jika iya, mari sama-sama kita mempersiapkan diri. Ingat dengan berlakunya new normal, tidak berarti kita dapat beraktivitas dengan semena-mena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat with us on WhatsApp
WhatsApp ( Free Konsultasi )
Call Now