Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Berbagai Kebijakan di Bidang Pendidikan Selama Pandemi Corona

Pandemi corona memang tengah mengepung Indonesia, penyebarannya yang masif dan cepat membuat siapa saja didera ketakutan. Kondisi ini memaksa masyarakat di berbagai kota dan daerah mawas diri dengan berdiam di rumah. Praktis perekonomian terhenti atau lambat dan banyak aktivitas tersendat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah dan kampus.

Berbagai Kebijakan di Bidang Pendidikan Selama Pandemi Corona

Kebijakan di Bidang Pendidikan Selama Pandemi Corona

Menghadapi pandemi corona tersebut, pemerintah melalui Menteri Pendidikan yakni Nadiem Makarim mengeluarkan berbagai kebijakan. Tujuannya untuk memastikan meski tengah dilanda pandemi kegiatan mencerdaskan generasi bangsa tetap berjalan. Adapun kebijakan di bidang pendidikan ini antara lain:

1. Pembelajaran Daring untuk Anak Sekolah dan Kuliah

Melalui Surat Edaran Mendikbud No. 3 Tahun 2020 mengenai pencegahan COVID-19 di bidang pendidikan. Maka kegiatan belajar mengajar kini dilakukan secara daring atau dalam jaringan yakni secara online. Optimasi penggunaan kelas online melalui platform Zoom maupun Classroom dari Google pun dilakukan.

Selain itu beberapa sekolah dan kampus juga menggunakan aplikasi WhatsApp untuk kegiatan pembelajaran daring tersebut. Mulai dari kegiatan penyampaian materi, pemberian tugas, pengiriman tugas, dan lain sebagainya dilakukan secara online. Kebijakan ini meminimalkan tatap muka dan membentuk kerumunan, sehingga bisa menekan penyebaran COVID-19.

2. UN di Tahun 2020 Ditetapkan untuk Ditiadakan

Melalui Rapat Terbatas pada Selasa 24 Maret 2020 lalu, Presiden Jokowi dan jajaran timnya memutuskan untuk meniadakan UN tahun 2020. Keputusan ini diambil karena bisa membantu menangkal penyebaran COVID-19. Ditiadakannya UN 2020 mungkin bagi beberapa anak sekolah menjadi kabar melegakan, namun sebaiknya diimbangi dengan optimasi pembelajaran daring dari rumah.

3. Diundurnya UTBK SBMPTN tahun 2020

Kabarnya untuk UTBK SBMPTN oleh LTMPT atau Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi di tahun ini akhirnya diundur. Kebijakan ini menyesuaikan dengan kondisi pandemi corona di Tanah Air. Sehingga bisa meminimalkan terbentuknya kerumunan karena peminat UTBK SBMPTN ini dijamin membludak sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya.

4. SNMPTN Masih Dalam Pengkajian

Rupanya jadwal mundur tidak hanya diterapkan untuk UTBK SBMPTN saja namun juga berlaku untuk SNMPTN yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Artinya hasil pengumuman untuk SNMPTN tersebut mundur, sehingga para peserta yang mengikutinya harus sedikit bersabar sampai kondisi lebih kondusif.

Jadwal yang mundur mengikuti kebijakan WFH atau bekerja dari rumah di berbagai instansi pendidikan. Selain itu bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan dari para peserta SNMPTN yang ingin melihat hasil seleksi tersebut. Sehingga mau tidak mau pengumuman hasil seleksi diundur untuk keamanan dan keselamatan banyak orang.

Kebijakan terkait dunia pendidikan di atas untuk saat ini memang menjadi langkah tepat guna mencegah penyebaran COVID-19 atau corona. Kegiatan belajar dari rumah tentu perlu didukung untuk mencegah kasus positif corona terus bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau Usaha Pulsa Untung Besar?? Download Apk WIPAY Gratis. Raih Banyak Bonusnya