Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Ingin Bisnis Lebih Lancar, Lakukan Hal ini…

Di zaman modern ini sukses merupakan cita cita bagi semua orang. Banyak sekali cara untuk menjadi sukses, salah satunya yaitu dengan berbisnis.

Karena itu, sekarang ini memiliki usaha mulai menjadi tren yang ada di masyarakat, terutama bagi kaum pemuda dan pemudi.

Karena jika melihat dalam kenyataan untuk saat ini, banyak sekali anak muda yang memiliki usaha sukses di berbagai bidang tertentu. Dan tentunya kesuksesan mereka itu telah melalui banyak rintangan dan cobaan yang telah mereka lewati.

Ingin Bisnis Lebih Lancar, Hindari Hal ini...

Bisnis yang Berjalan Lancar dan Menjadikanya Panjang Umur

Berbicara dunia bisnis, banyak sekali pengusaha baru yang masuk di dunia ini, akan tetapi mereka hanya berfokus pada keuntungan saja. Padahal dalam dunia berbisnis ini penuh dengan ketidakpastian.

Jika usaha dan untung hari ini belum tentu besok akan untung sebanyak hari ini, bisa saja besok malah akan rugi banyak, ataupun sebaliknya, kita tidak akan pernah tahu.

Makanya banyak sekali usaha maupun bisnis yang tidak berumur panjang itu adalah hal yang biasa. Biasanya semua itu tergantung pada faktor pengelolaan dan strategi yang dijalankan pada bisnis anda.

Lalu bagaimana dengan bisnis anda? Apakah anda ingin memiliki usaha yang sukses dan berumur panjang, kalau begitu simak tips-tips berikut ini! Agar usaha kalian menjadi sukses dan memiliki umur yang panjang.

1. Urusan Pribadi

Tips pertama yaitu, memisahkan urusan pribadi dan bisnis. Semua wajib untuk dipisahkan. Kesalahan mencampur adukan urusan pribadi dan bisnis ini biasanya dilakukan oleh para pemula dan bisnis kecil menengah (UKM).

Umumnya mereka berpikir bahwa uang itu sama karena semua dipegang sendiri sehingga biaya untuk pengeluaran bisnis tercampur dengan pengeluaran pribadi.

Karenanya saat akhir periode dilakukan pengecekan mereka akan bingung karena ketidakjelasan tersebut. Dengan demikian, pisahkan urusan pribadi dan bisnis mulai dari awal.

Prinsip pemisahan ini juga sesuai dengan prinsip akuntansi yakni mengenai prinsip kesatuan usaha. Jika anda bingung untuk memulainya, anda dapat memulai dengan memisahkan dengan membuat rekening bank yang berbeda, antara rekening bank pribadi dan rekening usaha.

Setelah itu pencatatan dan penggunaan uang harus dicatat secara disiplin. Dengan begitu, pencatatan keuangan akan lebih rapi dan stabil.

2. Pengeluaran

Pengeluaran haruslah yang seefisien mungkin. Efisien dalam pengeluaran bukan berarti Anda harus hemat dan pelit tetapi Anda harus lebih bijaksana dalam hal pengeluaran.

Pengeluaran atau biaya yang tidak penting dan tidak perlu sebaiknya dihilangkan saja. Hal ini karena pengeluaran yang tidak penting tidak akan berdampak terhadap kualitas produk atau jasa Anda namun hanya menambah beban tahun berjalan saja.

Agar pengeluaran efisien, anda dapat menerapkan cara berikut. Pertama, analisis semua biaya pengeluaran perusahaan, dilihat dulu mana yang penting dan kurang penting.

Kedua, pisahkan antara biaya tetap dan biaya yang tidak tetap. Selanjutnya, utamakan pengeluaran untuk yang tetap, jika ada sisa uang barulah digunakan untuk pengeluaran yang tidak tetap atau kebutuhan lainya.

3. Tenaga Kerja

Kali ini yang harus diperhatikan adalah tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan bagian terpenting dalam sebuah usaha yang harus Anda perhatikan.

Baik itu pekerja tetap atau pun pekerja kontrak, sebaiknya Anda hitung seluruh biaya yang menjadi hak pekerja, seperti gaji, uang lembur, tunjangan kesehatan dan lain sebagainya.

Ingatlah, bahwa tenaga kerja atau karyawan merupakan sebuah aset perusahaan bukan beban maka jika ia berprestasi atau memiliki kinerja yang bagus, jangan lupa untuk memberikan insentif atau bonus agar mereka terus bersemangat untuk mensukseskan bisnis Anda.

Terlebih, jika Anda dapat membuat tenaga kerja atau karyawan merasa bahwa mereka merupakan bagian dari bisnis dan memiliki kecintaan terhadap bisnis Anda. Tentu saja hal itu akan membuat nilai tambah, karena bisnis Anda akan terbantu untuk terus berkembang dan maju.

4. Perbanyak Ilmu

Perbanyak ilmu kali ini, yaitu dengan cara berkonsultasi dengan para ahli pada saat membuka bisnis atau pada saat bisnis mengalami kendala.

Sebabnya, Seberapapun banyaknya ilmu yang Anda miliki, jangan pernah ragu untuk bertanya, apalagi jika Anda masih pemula yang masih sedikit pengalaman maka bertanya kepada yang sudah berpengalaman menjadi wajib.

Ilmu saja tidak cukup, karena bisnis sejatinya membutuhkan banyak pengalaman. Jika Anda memiliki banyak dana, maka menyewa tenaga ahli atau konsultan dapat menjadi sebuah pilihan.

Mintalah kepada mereka untuk menganalisis atau mengevaluasi kekuatan dan kelemahan bisnis Anda. Selain itu, minta juga kepada konsultan Anda untuk mencarikan skema terbaik demi memajukan bisnis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat with us on WhatsApp
WhatsApp
Call Now