Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Mengenal Model Bisnis B2C (Business to Customer)

Mengenal istilah Business to Customer (B2C), model B2C adalah mereka yang menjual produk atau jasa secara langsung kepada pribadi atau pelanggan.

B2C ini melakukan transaksi dengan menggunakan Internet. B2C ini biasanya melakukan transaksi dengan menggunakan portal jual beli, misalnya jasa tour & travel, penjualan online.

Mengenal Model Bisnis B2C (Business to Customer)

Model B2C

Business to Consumer (B2C) adalah bentuk jual beli produk atau jasa yang melibatkan perusahaan penjual produk atau jasa dengan konsumen yang dilakukan melalui jaringan elektronik baik berupa komputer maupun smartphone yang terhubung dengan internet.

Sifat dari bisnis tersebut adalah terbuka dan bebas yang dimanfaatkan oleh khalayak umum. Cara mengaksesnya melalui sebuah website atau toko online yang disediakan oleh pelaku bisnis.

Model B2C ini terbagi menjadi 4 kategori utama, yaitu: penjualan langsung, perantara online, penjualan berbasis iklan dan penjualan berbasis biaya.
Kemudian kita dapat melihat 4 kategori tersebut, beginilah cara membedakan audiens atau tujuan dari pembeli.

1. Penjualan langsung

Pada model ini sering kita temui yaitu pengecer barang secara online, menjual produknya secara langsung ke pelanggan melalui website. Produsen produk menggunakan internet sebagai katalog dan saluran penjualan untuk menghilangkan perantara.

Misal saja penjual hardware/software yang disediakan oleh Bhinneka (bukan merchant) yang menjangkau pembeli secara luas dan langsung. Melakukan transaksi secara online, pembeli dapat memilih secara langsung dan melakukan pembayaran.

2. Perantara online

Perantara secara online sering kita jumpai. Bisnis yang dibantu oleh penyedia layanan perantara ini memberikan beberapa manfaat. Broker tersebut akan mendapatkan fee dari setiap penjualan mereka.

Kita sebut saja olx, bukalapak, elevenia, bhinneka (merchant) dan situs-situs lainnya yang memberikan jasa untuk menempatkan barang yang akan dijual kepada user.

3. Penjualan berbasis iklan

Penjualan berbasis iklan disini adalah, suatu situs tertentu yang menjual layanan jasa berupa pemasangan iklan, dimana iklan tersebut dipasang pada situs yang sudah tinggi trafficnya, dengan semakin tinggi traffic kemudian iklan tersebut muncul dengan berupa banner/bentuk iklan dengan sedemikian rupa.

Kita sebut saja Google AdWords, dan penyedia layanan advertiser lainnya. Pendapatan akan didapat dari pembayaran jasa untuk setiap situs yang memasang iklan tersebut.

4. Penjualan berbasis biaya

Pada model ini dikenal juga dengan sistem subscriber, dimana Anda harus membayar pada suatu layanan atau jasa yang Anda gunakan. Kita sebut saja google cloud, layanan berbasis cloud yang disediakan oleh google ini memberikan banyak layanan komputasi online bagi pelanggan, mulai dari cloud storage, cloud vpn, big data dan aplikasi developer lainnya.

Pada model ini, Anda akan membayar layanan tersebut secara bulanan jika tidak membayar biaya tersebut, tentulah layanan Anda akan terhenti. Contoh lainnya adalah situs yang memberikan layanan film seperti Netflix dan lain-lain.

Dengan menggunakan Business to Consumer (B2C), maka banyak keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan atau pelaku bisnis, produk dapat dipasarkan secara luas, dapat melayani transaksi selama 24 jam meskipun pada hari libur sekalipun, pelaku usaha juga dapat berinteraksi langsung dengan konsumen tanpa perantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat with us on WhatsApp
WhatsApp
Call Now