Butuh bantuan? 083861272777 wikompayment@gmail.com

Perbedaan dari Netizen, Influencer dan Buzzer

Di era modern ini, keberadaan netizen, influencer dan buzzer ini memang meramaikan media sosial.

Terlebih lagi untuk Buzzer dan influencer muncul dari teknik pemasaran yang disebut buzz marketing dan influencer marketing.

Keduanya memiliki fungsi yang sekilas hampir sama, itulah mengapa banyak orang yang masih kesulitan untuk membedakan antara buzzer dan influencer.

Perbedaan dari Netizen, Influencer dan Buzzer

Apa saja yang membedakan antara Netizen, Influencer dan Buzzer?

Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan dari netizen, influencer dan juga buzzer, mari simak ulasannya.

1. Netizen

Istilah netizen sering disebut warganet merupakan penggambaran pada seseorang yang secara aktif terlibat di internet ataupun bisa dibilang cukup sering online di media sosial.

Kata netizen berasal dari gabungan kata net dan citizen yang berarti masing masing berarti internet dan warga.

Istilah netizen ini mulai popular pada tahun 90 an sampai sekarang ini. Dikarenakan penggunaan media sosial online yang semakin berkembang hingga munculah istilah netizen ini.

Jadi netizen ini bisa disimpulkan orang yang sering aktif di media sosial.

2. Influencer

Influencer berasal dari kata influence yang berarti mempengaruhi. Dengan demikian, influencer berarti orang yang dapat memberikan pengaruh, khususnya mampu menggiring opini audiens.

Berbeda dengan buzzer, seorang influencer perlu mendapatkan kepercayaan dan memiliki skill khusus untuk bisa meyakinkan pengikutnya.

Jumlah followers dari influencer ini biasanya cukup banyak, mulai dari ribuan sampai dengan jutaan.

Tidak seperti buzzer, influencer bekerja seorang diri melalui akun media sosial pribadinya.

3. Buzzer

Buzzer berasal dari kata buzz yang berarti berdengung, dengungan, desas desus, atau rumor.

Sesuai dengan definisi tersebut, seorang buzzer memang bertugas untuk menyampaikan serangkaian atau sebagian informasi secara berulang-ulang dengan tujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Dilihat dari jumlah followers, seorang buzzer tidak harus memiliki banyak followers.

Dengan kata lain, buzzer bukanlah seseorang yang terkenal maupun publik figur.

Buzzer seringkali tidak sendirian dalam menjalankan tugasnya, mereka bekerja dalam sebuah tim yang biasanya terdiri hingga belasan orang.

Buzzer bekerja dengan cara memberikan informasi atau mempromosikan sesuatu berkali-kali agar menjadi viral atau trending, sehingga ramai diperbincangkan oleh banyak orang.

Buzzer juga sering mengelola lebih dari satu akun media sosial untuk mencapai tujuan tersebut.

Inilah mengapa buzzer lebih cocok digunakan untuk meningkatkan brand awareness.

Demikianlah perbedaan yang mendasar antara netizen, buzzer dan influencer. Semoga dengan membaca ini dapat menambah wawasan anda. Sekian dulu ya terimakasih.

Mau Usaha Pulsa Untung Besar?? Download Apk WIPAY Gratis. Raih Banyak Bonusnya